CIREBON – Guna meningkatkan standar mutu dan daya saing Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), Forum LPK se-Kabupaten Cirebon menggelar pertemuan strategis yang berfokus pada penguatan administrasi dan digitalisasi. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Aula Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cirebon pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Sinergi Pemerintah dan Lembaga Pelatihan

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Disnakertrans Kabupaten Cirebon, Bapak Novi Hendrianto, SSTP., M.Si. Kehadirannya memberikan sinyal kuat bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh mendukung pertumbuhan LPK sebagai pilar pencetak tenaga kerja kompeten. Tak kurang dari 54 perwakilan LPK dari berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon hadir memadati ruangan.

Turut hadir memberikan dukungan moril adalah Bapak Wahyudi, Ketua HILLSI (Himpunan Lembaga Latihan Seluruh Indonesia), sebagai bentuk support system demi kemajuan ekosistem pelatihan kerja di tingkat daerah.

Materi Strategis: Perizinan hingga Akreditasi

Memasuki agenda inti, para peserta disuguhkan dua materi krusial yang diproyeksikan menjadi kompas operasional LPK sepanjang tahun 2026:

  1. Regulasi Perizinan Terbaru 2026 : Disampaikan oleh Bapak Danial El Amin, S.Hut, M.E. selaku perwakilan dari Disnakertrans. Beliau memaparkan perubahan regulasi serta prosedur perizinan terbaru yang wajib dipatuhi oleh seluruh pengelola LPK agar memiliki legalitas yang sah sesuai hukum yang berlaku di tahun ini.
  2. Digitalisasi melalui VIN dan Web Kemenaker : Materi kedua dipaparkan oleh Bapak Nuropik, Ketua LPK Ovick Komputer. Dalam sesinya, beliau menekankan pentingnya pembuatan Verification Identification Number (VIN) dan pengelolaan Web Kemenaker.

“Langkah ini wajib dilakukan agar LPK tercatat secara resmi di akun Kemenaker RI, yang nantinya menjadi pintu gerbang utama bagi lembaga untuk mengajukan akreditasi,” tegas Pak Nuropik.

Diskusi Terbuka dan Harapan ke Depan

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi terbuka yang interaktif, di mana para peserta saling bertukar pikiran mengenai kendala di lapangan. Seluruh rangkaian acara diakhiri dengan doa bersama sebagai wujud rasa syukur, serta sesi foto bersama antara jajaran perwakilan LPK, pengurus Forum, dan jajaran pejabat Disnakertrans Kabupaten Cirebon.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh LPK di Kabupaten Cirebon tidak hanya sekadar berdiri, namun juga unggul secara administrasi, terdigitalisasi, dan terakreditasi untuk mencetak lulusan yang siap bersaing di pasar kerja nasional maupun internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *